Tiga Hari Air Tak Mengalir, Warga Gotalamo Keluhkan Layanan PDAM

Ilustrasi air mati. Foto (Istimewa)

Gangguan distribusi air bersih kembali dirasakan warga di Lingkungan Tanah Tinggi, Desa Gotalamo, Kecamatan Morotai Selatan. Selama tiga hari terakhir, pasokan air dari PDAM tidak mengalir, sehingga aktivitas harian warga ikut terdampak.

Sejumlah warga mengaku kesulitan memenuhi kebutuhan dasar seperti mandi, memasak, hingga buang air besar. Kondisi ini memaksa mereka mencari alternatif lain, termasuk menumpang di rumah kerabat maupun membeli air kemasan.

“Sudah tiga hari air tidak jalan, jadi aktivitas sangat terganggu. Untuk mandi dan BAB saya harus ke rumah keluarga, bahkan beli air galon,” ujar Ical, salah satu warga, pada media yang dikutip

Ia menambahkan, ketiadaan air bersih membuat kebutuhan rumah tangga sehari-hari nyaris lumpuh. Kegiatan memasak dan mencuci pun tidak bisa dilakukan seperti biasa.

Menanggapi keluhan tersebut, Direktur PDAM Pulau Morotai, Fahri Abd Aziz, menjelaskan bahwa gangguan disebabkan oleh kebocoran pada pipa induk yang melayani sejumlah wilayah, termasuk Lingkungan Tanah Tinggi, Amfibi, Desa Gotalamo, dan Desa Darame.

Menurutnya, perbaikan pipa telah selesai dilakukan. Namun, distribusi air ke rumah warga belum dapat kembali normal dalam waktu singkat karena proses pengaliran dilakukan secara bertahap.

“Pembukaan kran pipa induk tidak langsung penuh. Tahap awal dibuka dua putaran selama empat sampai lima jam, kemudian ditambah lagi secara bertahap hingga aliran stabil dalam dua sampai tiga hari,” jelasnya.

PDAM memastikan penyaluran air akan kembali normal secara bertahap, meski warga masih harus menunggu hingga beberapa hari ke depan untuk mendapatkan pasokan seperti semula.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Lainnya :