PAD Halteng Lampaui Target, Sektor Perizinan Masih Tertinggal

Fitra U. Ali, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Halmahera Tengah.

Kinerja fiskal Kabupaten Halmahera Tengah menunjukkan tren positif pada tahun anggaran 2026, terutama dari sisi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Hingga pertengahan tahun, realisasi PAD telah melampaui target yang ditetapkan dalam APBD, menandakan adanya peningkatan kapasitas penerimaan daerah.

Berdasarkan data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), capaian PAD telah menembus angka lebih dari Rp 200 miliar, melampaui target awal sebesar Rp 179 miliar. Kondisi ini membuat PAD Halteng mencatat surplus sebelum tahun anggaran berakhir.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Halmahera Tengah, Fitra U. Ali, menyebutkan bahwa kontribusi PAD yang dikelola Bapenda menjadi penopang utama dalam struktur pendapatan daerah saat ini.

“Realisasi PAD di Bapenda sudah mencapai lebih dari Rp 200 miliar dari target Rp 179 miliar, sehingga saat ini sudah mengalami surplus,” ujarnya, saat dikutip.

Selain PAD, penerimaan dari sektor Izin Mempekerjakan Tenaga Asing (IMTA) yang berada di bawah Dinas Tenaga Kerja juga menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan. Dari target sebesar Rp 179 miliar, realisasi sementara telah mencapai sekitar Rp 72 miliar atau setara 40 persen.

Namun, capaian tersebut belum merata di seluruh sektor. Pendapatan dari sektor perizinan yang dikelola Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) masih sangat rendah. Hingga pertengahan tahun, realisasi baru mencapai sekitar Rp 3 juta dari target Rp 50 miliar.

Pemerintah daerah mengakui adanya disparitas antar sektor penerimaan, tetapi tetap optimistis target keseluruhan pendapatan daerah dapat tercapai. BPKAD menilai masih ada waktu bagi setiap organisasi perangkat daerah untuk mengoptimalkan potensi yang belum tergarap.

Upaya peningkatan penerimaan ke depan akan difokuskan pada sektor IMTA dan perizinan, yang dinilai masih memiliki ruang besar untuk digenjot hingga akhir tahun anggaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Lainnya :