Di tengah belum dimulainya aktivitas produksi, PT Smart Marsindo tetap menunjukkan kehadirannya di Pulau Gebe, Kabupaten Halmahera Tengah, melalui sejumlah program sosial yang menyasar kebutuhan dasar masyarakat. Langkah ini menjadi upaya perusahaan menjaga relasi dengan warga di sekitar wilayah konsesi, meski kegiatan operasional belum berjalan.
Salah satu program yang masih dipertahankan adalah dukungan terhadap sektor pendidikan, terutama melalui pembiayaan operasional bus sekolah. Setiap bulan, perusahaan menanggung biaya kendaraan tersebut agar tetap dapat melayani pelajar yang membutuhkan akses transportasi menuju sekolah.
Keberadaan bus sekolah ini menjadi fasilitas penting bagi masyarakat Pulau Gebe, khususnya bagi siswa yang tinggal jauh dari pusat pendidikan. Dukungan tersebut dinilai membantu mengurangi beban keluarga sekaligus memastikan keberlangsungan aktivitas belajar.
“Bus sekolah sangat membantu kami,” ujar salah satu siswa, Jumat (24/7/2026).
Selain di bidang pendidikan, PT Smart Marsindo juga terlibat dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Dukungan diberikan pada sejumlah agenda warga, termasuk peringatan hari besar nasional dan kegiatan kolektif lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Tokoh masyarakat Pulau Gebe, Rian, menyampaikan apresiasi atas konsistensi perusahaan yang tetap menjalankan program sosial meski belum memasuki fase produksi. Ia menilai kehadiran perusahaan sejauh ini telah memberikan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
“Kami berharap PT Smart Marsindo dapat segera beroperasi kembali agar kontribusinya bagi masyarakat bisa semakin besar,” ujarnya.
Harapan tersebut mencerminkan ekspektasi warga terhadap potensi dampak ekonomi yang dapat ditimbulkan jika perusahaan mulai beroperasi. Selain membuka peluang kerja, kehadiran industri diharapkan mampu mendorong perputaran ekonomi lokal serta memperluas program pemberdayaan masyarakat.
Meski demikian, keberlanjutan kontribusi sosial menjadi aspek penting yang terus diperhatikan warga. Bagi masyarakat Pulau Gebe, hubungan dengan perusahaan tidak hanya diukur dari aktivitas produksi, tetapi juga dari sejauh mana komitmen sosial dijaga secara konsisten.
Ke depan, masyarakat berharap keterlibatan perusahaan tidak berhenti pada program bantuan, melainkan berkembang menjadi bentuk kolaborasi yang lebih setara—yang tidak hanya menghadirkan manfaat ekonomi, tetapi juga memastikan pembangunan berjalan dengan memperhatikan kebutuhan dan aspirasi warga setempat.