Operasi pencarian terhadap dua korban terakhir erupsi Gunung Dukono akhirnya berakhir setelah tim SAR gabungan menemukan keduanya dalam kondisi meninggal dunia.
Kedua korban merupakan warga negara asing asal Singapura yang sebelumnya dilaporkan hilang di kawasan gunung api aktif tersebut.
Korban diketahui berinisial H.W.Q.T. berusia 30 tahun dan S.M.B.A.H. berusia 27 tahun. Penemuan keduanya sekaligus menutup rangkaian pencarian yang telah dilakukan sejak peristiwa erupsi terjadi.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan bahwa setelah seluruh korban berhasil ditemukan, operasi SAR dinyatakan selesai.
“Dengan ditemukannya seluruh korban, operasi SAR erupsi Gunung Dukono secara resmi ditutup,” ujarnya.
Sebelumnya, tim SAR gabungan telah lebih dulu menemukan satu korban lain pada hari sebelumnya. Setelah itu, pencarian dilanjutkan hingga seluruh korban yang sempat dinyatakan hilang berhasil dievakuasi.
Pihak berwenang kembali mengingatkan masyarakat agar tidak mendekati area rawan di sekitar Gunung Dukono. Aktivitas vulkanik gunung tersebut masih menyimpan potensi bahaya bagi penduduk maupun wisatawan yang berada di sekitarnya.