Protes Keras Pedagang dan Mahasiswa di Ternate: Sayur Busuk Dibuang ke Kantor Wali Kota Saat May Day

Aksi sejumlah organisasi mahasiswa bersama pedagang Pasar Higienis Kota Ternate. Foto: Iksan Muhammad (Sumber: Halmaheranesia)

Suasana May Day 2026 di Ternate berubah menjadi panggung protes  ketika puluhan pedagang pasar, yang akrab disapa “mama-mama pedagang”, mendatangi Kantor Wali Kota. Mereka membuang tumpukan sayur busuk dan sampah pasar di halaman gedung, sebagai simbol protes atas kondisi pasar yang memprihatinkan dan pelayanan publik yang lamban.

Aksi ini berlangsung pada Senin (4/5/2026), berbarengan peringatan Hari Buruh Internasional. Mama-mama pedagang, yang mayoritas ibu rumah tangga dan pekerja informal di Pasar Sentral Ternate, menuntut pemerintah daerah segera membangun pasar modern yang layak. 

“Kami sudah lama kesulitan, sayur membusuk karena fasilitas jelek. Mana hak kami sebagai buruh kecil?” seru salah satu demonstran, seperti yang terekam dalam video Instagram.

Tak hanya pedagang, mahasiswa dari berbagai kampus di Ternate ikut bergabung, memperkuat suara dengan spanduk bertuliskan “Bangun Pasar Rakyat!” dan “Pelayanan Publik Harus Cepat!”. Mereka menyoroti masalah birokrasi rumit dalam perizinan usaha dan kurangnya fasilitas sanitasi di pasar tradisional. Demonstrasi berjalan damai namun tegas, dengan polisi mengawal ketat untuk mencegah eskalasi.

Wali Kota Ternate belum memberikan tanggapan resmi, tapi aksi ini menjadi sorotan media. Para pedagang berharap pemerintah segera merespons tuntutan mereka.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Artikel Lainnya :